Perbedaan
cerpen dan novel terletak pada alur yang terdapat dalam karya sastra tersebut.
Cerpen menggunakan alur yang sederhana dalam pembuatannya, sementara novel
menggunakan alur yang sangat kompleks untuk menggambarkan kejadian – kejadian
yang ada pada cerita tersebut. Seringkali kita melihat bahwa dalam satu novel
memiliki berbagai macam alur, baik alur maju, flashback, atau bahkan alur
campuran.
Perbedaan
kedua karya sastra tersebut juga dapat dilihat dengan jelas dalam unsur
intrinsik yang lain, yakni pada bagian konflik. Pada bagian konflik, cerpen
tidak menekankan adanya perubahan nasib pada tokoh yang ada dalam cerita
tersebut. Hal yang berbeda ditunjukkan oleh novel, dimana novel mengharuskan
adanya perubahan nasib pada tokoh yang terdapat dalam cerita tersebut. Hal ini
dikarenakan jalan cerita yang terdapat pada novel sangatlah rumit, maka
perubahan nasib dari tokoh dalam cerita layak untuk dipaparkan.
Dalam
novel, konflik yang terjadi merupakan konflik dengan berbagai macam jenis,
terutama konflik batin para tokoh yang harus terjadi. Sementara itu dalam
cerpen, konflik batin yang dialami oleh tokoh tidak harus diceritakan. Jika
melihat panjangnya cerita, cerpen yang notabene memiliki singkatan cerita
pendek memiliki cerita yang lebih pendek jika dibandingkan novel yang mempunyai
cerita yang sangat panjang.
Panjangnya cerita
dalam kedua karya sastra tersebut dipengaruhi oleh jumlah tokoh yang berada
dalam cerita tersebut. Cerpen cenderung memiliki sedikit tokoh dan permasalahan
yang diceritakan merupakan permasalahan tunggal. Sedangkan novel memiliki lebih
banyak tokoh dan permasalahan yang diceritakan pun permasalahan yang sangat
kompleks. Dari segi setting cerita, cerpen memiliki setting waktu yang hanya
sebentar atau terbatas pada waktu tertentu. Sementara novel memiliki cakupan
waktu yang lebih lama.
0 komentar :
Posting Komentar