Senyum di bulan desember
Minggu lalu ardian dan
keluarga nya pergi menengok nenek di rumah sakit . Di perjalanan ardian melihat
seorang anak yang sedang mengamen,daan membawa Koran . Ardian melihat anak itu
dengan wajah yang berkaca kaca ibu bertanya kepada ardian “kamu kenapa nak?”
ardian menjawab “tidak bu tidak apa apa ,aku hanya kasian kepada anak itu yang
mengamen . Lalu ibu memanggil anak itu untuk menuju mobilnya, “Nak kesini”
Tanya ibu , lalu banak itu pun menghampiri mobil yang ardian dan keluarga nya
tumpangi , “iya ada apa bu?” , lalu ibu mengambil uang dari saku nya anak itu
terkejut karena uang yang di kasih nya tidak lah kecil ibu memnerikan uang itu
sebesar 100,0000 (seratus ribu rupiah) , anak itu tercenggang dan bertanya “bu
apa ini tidak besar?” ibu menjawab “tidak nak ibu ikhlas memberimu uang sebesar
itu” .
Anak itu
sempat menangis karena baru sekarang ia mengamen di beri uang sebesar itu .
Anak itu menghampiri mobil ardian “bu terima kasih banyak bu terima kasih” ibu
menjawab sambil mengusap kepala si anak itu “iya nak , tidak apa apa , oh iya
apa kamu sudah makan?” anak itu menggelengkqn kepala “baik lah ayo sekarang kamu ikut ibu untuk
makan” . Lalu ardian bertanya “ bagaimana dengan nenek? Kalau kita pergi ke
rumah makan , lalu siapa yang akan menjaga nenek di rumah sakit?” . Ibu
menjawab dengan raut muka tersenyum “Gampang , di sanakan sudah ada uwa sama
paman yang menjaga nenek , lebih baik kita pergi ke rumah makan dulu dari pada
nak ini kelaparan iya kan?” ardian terdiam
Di perjalanan menuju
rumah makan anak itu menangis dengan tersedu-sedu lalu ibu bertanya “kenapa nak? Apa kamu tidak senang
ibu membawa mu makan?” anak itu menjawab “saya ingat kepada ibu saya yang
sekarang sedang sakit di rumah, ibu saya sudah lama mengidap penyakit ini saya
ingin sekali membawa ibu saya pergi ke dokter tapi makan pun susah apalagi ke
dokter” , ibu mengusap kepala anak itu sambil berkaca kaca “lalu ibumu sakit
apa nak? Lalu ayahmu?” anak itu menjawab “ibu saya mengidap kanker dan gagal
ginjal , sedangkan ayahku di penjara karena di tuduh mencuri emas milik
tetangga . Ibu bertanya “tapi ayahmu memang melakukan itu?” anak itu
menggelengkan kepala sambil menangis tersedu-sedu . Ayah bertanya kepada ibu
“bu rumah makan nya sudah dekat” lalu mereka makan di rumah makan tersebut.
Sesudah makan mereka
mengantar anak itu pulang anak itu bertanya kepada ardian,ibu dan ayah “terima
kasih kalian sudah memberi saya makan telah mmberi saya uang terima kasih
banyak” . Ardian menjawab “sama sama kami ikhlas membantu kamu” , sesudah
mengantar anak itu pulang keluarga ardian beranjak pergi ke rumah sakit untuk
menengok nenek . Sesampai nya di rumah sakit uwa dan paman sudah ada di kamar
dimana nenek di rawat uwa bertanya kepada ibu ardian “kamu kemana dulu koq
lama?” ardian menjawab “tadi di perjalanan kami bertemu dgn seorang anak dia
kelaparan dan kami pun membawa nya pergi ke rumah makan” uwa menjawab “oh
pantas saja kalian lama kira uwa kalian kenapa kenapa”.
Di rumah sakit ardian
melihat lagi aanak itu yang kemaren maen lalu ardian terburu buru menghampirri
ibunya “ bu..bu..cepat sini bu” ibu “ada apa ardian ardian menunjuk “itu kan
anak yang kemarin ngamen ,iyakan bu?” ibu benggong yasudah ayo kita hampiri
anak itu” . Ibu dan ardian pun menghampiri anak itu “sedang apa kamu di sini
nak?” anak itu menjawab dengan tersedu-sedu “ibu saya ibu saya dari tadi nafas
nya terenggah enggah ,saya khawatir cengan ibu saya , saya takut” . Lalu ibu
menenangkan anak itu sambil mengusap air mata nya, “sudah lah nak sudah kita
berdoa saja kepada alloh ,semoga I bu mu baik baik saja , sudah jangan menangis
. Anak itu pun berhenti menangis tiba tiba dokter memanggil keluarga ibu si
anak itu . Anak itu pun menghampiri dokter , mereka sempat ngobrol dengan
sangat lama . Dokter itu pun bertanya “ibu kamu perlu di operasi nak , kalau
tidaak nyawa ibu kamu tidak akan bias di selamatkan . Anak itu terdiam dalam
hati kecilnya iaa menangis karena kalau ibunya di operasi biaya dari mana yang
akan ia bayarkan . anak itu menjawab “tapi biaya dari mana dok yang akan saya
bayarkan nanti nya?” “sudahlah nak kalau kamu tidak ada biaya mungkin sedikit
demi sedikit rumah sakit ini akan membantu .
Keluar dari
ruangan tersebut anak itu menangis lagi karena memikirkan biaya yang akan ia
bayarkan kelak . Anak itu binggung kemana lagi dia harus mencari mencari uang ,
sedangkan ia hanya mengamen dan menjual Koran saja . Tiba tiba anak itu di
panggil suster dan suster itu memberikan struktur pembayaran operasi ibu nya ,
ketika di lihat anak itu terkejut saat melihat struktur pembayaran , pas di
lihat pembayaran operasi nya adalah 8 juta anak itu menangis sambil terdiam ,
lalu anak itu menghampiri ibu nya yang mau di operasi “bu aku doakan semoga
operasi ibu lancer tidak ada keganjilan ya bu” . Ibu menjawab “iya nak tapi
apakah kamu punya uang untuk ini?” anak itu menjawab “sudahlah bu jangan di
fikirkan” .
Anak itu menunggu
di depaan ruangan operasi sambil membaca alquran , anak itu menangis karena
khawatir ibu nya kenapaa kenapa . operasi itu sangat lah lama anak itu terus
saja membaca alquran tidak henti2 . dokter pun keluar dari ruangaan tersebut
anak itu cepat2 menghampiri dokter itu . “dok gimana dengan keadaan ibu
saya?apa dia baik2 saja?” . dokter pun tersenyum “berkat doamu yang di ijabah
alloh , Alhamdulillah operasi nya lancer dan tidak ada kegajilan sedikit pun” .
anak itu menjawab dengan raut muka yang tidak khawatir lagi “Alhamdulillah
terima kasih ya alloh” .
Dengan raut muka
yang bahagia anak itu mengahmpiri kamar ibunya yang berada di kamar mawar ,
anak nitu senang karena operasinya lancar . Di saat ibu nya berhasil di operasi
tiba2 anak itu pergi ke toilet, di toilet anaknitubterdiam sambil memegang
struktur pembayaran operasi dalam hati kecilnya anak itu berkata “ kemana aku
harus mencari uang sebesar itu?sedangkan aku hanya menjuall Koran dan mengamen
. Lain waktu anak itu bertemu dengan ardian “ardian ardian kemari” ardian
menjawab “ada apa?” “aku binggung kemana aku harus mencari uang untuk biaya
operasi sedangkan aku hanya bekerja mengamen dan penjual Koran saja” . “apa? 8
juta? Uang dari manaa sebesar itu?” . Ardian mengajak anak itu ke rumah nya “
ya sudah ayo sekarang kamu ikut aku mungkin saja ibu ku bias membantu nya “
Mereka pun
pergi ke rumah ardian dan bertemu dengan ibunya “kenapa nak ? apaa yang bias
aaku lakukan?” . Anak itu terdiam dan menangis
“ibu saya perlu berobat dan ibu saya baru saaja di operasi , saya
binggung harus gimana dan kemana saya mencari uang sedangkan biaya operasi ibu
saya saangat besar yaitu 8 juta” . Ibu menjawab “hah 8 juta? Itu bukan uang
yang kecil nak itu sangat besar dan ibu pun tidak punya uang sebesar itu “ .
Ardian
berusaha mencari bantuan untuk biaya si anak itu ardian pun binggung harus
gimana daan kemana untuk mencari uang sebesar itu” . ardian bertanya kepada ibu
nya “bu apa benar ibu tidak ounya uang sebesar itu?kasian bu anak itu kalau
rumah sakit tidak akan di bayarkan rumah sakit akan menuntut anak itu bu” . Ibu
terdiam sejenak “entah lah nak ibu pun binggung ibu harus gimana dan kemana apa
perlu ibu menjual berlian ini?” jawab ardian “ya sudah lah bu jual saja kalau
ada rezeki lagi mungkin nanti papa akan memberikan yang lebih” “ya sudah besok
kita jual berlian ibu untuk membayar biaya rumah sakit .
Keesokan hari
nyaardian dan ibu pergi ke pasar untuk menjual berlian itu , setelah di jual
ternyata berlian itu harga nya 12 juta rasa saying terlihat dibwajah ibu .
Setelah di jual ibu bersama ardian pergi ke rumah sakit , dan mereka pun
ngobrol dengan sangat lama “Bu kami dating kesini akan membantu biaya operasi
uibu yang 8 juta itu” ibu si anak itu menjawab “ya alloh Alhamdulillah ternyata
masih ada orang yang berbaik hati seperti kalian ini “ . Anak itu pun menangis
Karena tidak menyangka biaya operasi ibunya sudah lunas” .
Pada bulan desember
ini anak itu ingin sekali bertemyu dengan ayah nya yang berada di penjara , aanak
itu kangen sekali kepada ayah nya , karena sudah 5 tahun ia tidak pernah ketemu
. “ bu aku kangen ayah bu aku kangen” Tanya anak itudan ibu menjawab “ibu pun
kangen nak yasudah besok kita berangkat ke rutan untuk menengok ayah mu “
Pagi harinya mereka
menengok ayah nya di rutan , sesampai nya di rutan akhirnya si anak itu bertemu
juga “ayahhh … (sambil memeluk dan menangis)
ayah aku kangen yah kangen kapan ayah pulang?” ayah menjawab “sabar lah
nak berdoalah kepada alloh agar ayah cepat bebas” . Ibu bertanya “ayah kemarin
ibu baru saja selesai di operasi “ ayah “hah di operasi?” anak itu menjawab
“aku tidak tega yah” lalu ayah bertanya lagi “ lalu biaya operasi nya siapa
yang membayar?” ibu menjawab “keluarga Ardian” ayah menjawab “kalian harus berterima
kasih kepada mereka” . Pada saat itu mereka berpelukan dan di sanalah mereka
tersenyum dengan bahagia , pada saat bulan desember inilah terjadi
kebahagiaan yang luar biasa .
0 komentar :
Posting Komentar